Panduan Memilih FortiGate untuk Bisnis

Panduan Memilih FortiGate untuk Bisnis


Memilih firewall tidak cukup hanya dengan melihat nama seri atau harga perangkat. Perusahaan perlu menyesuaikan FortiGate 40F vs 60F vs 80F vs 100F dengan jumlah pengguna, trafik, jumlah koneksi, kebutuhan VPN, segmentasi jaringan, serta rencana pertumbuhan infrastruktur.

Keempat model tersebut berada pada kelas perangkat yang berbeda. Fortinet saat ini mencantumkan FortiGate 40F, 60F, dan 80F pada lini network firewall untuk kebutuhan small business dan branch, sementara seri 100F memiliki kapasitas dan konektivitas yang lebih besar untuk lingkungan perusahaan.

Karena itu, perusahaan sebaiknya tidak memilih berdasarkan angka throughput firewall saja. Jenis inspeksi keamanan yang digunakan juga dapat memengaruhi kebutuhan kapasitas perangkat.

Perbandingan FortiGate 40F, 60F, 80F, dan 100F

Perbedaan paling mudah terlihat pada kapasitas pemrosesan dan jumlah interface.

Fortinet mencantumkan threat protection throughput sekitar 600 Mbps untuk 40F, 700 Mbps untuk 60F, 900 Mbps untuk 80F, dan sekitar 1 Gbps untuk 100F pada data produk yang tersedia. Angka tersebut digunakan sebagai indikator pembanding, bukan sebagai jaminan bandwidth internet yang selalu dapat dicapai pada setiap konfigurasi.

ModelThreat ProtectionKarakteristik InterfaceContoh Kebutuhan
FortiGate 40F±600 Mbps5x GE RJ45Kantor kecil, branch
FortiGate 60F±700 Mbps10x GE RJ45Kantor dengan perangkat lebih banyak
FortiGate 80F±900 Mbps8x GE RJ45 + shared port pairsJaringan dengan kebutuhan konektivitas lebih kompleks
FortiGate 100F±1 GbpsInterface lebih banyak dan opsi SFP/SFP+Perusahaan dengan infrastruktur lebih besar

Spesifikasi interface 40F, 60F, dan 80F pada halaman produk Fortinet menunjukkan perbedaan jumlah serta jenis port. FortiGate 100F memiliki konfigurasi yang jauh lebih luas, termasuk port GE RJ45, SFP, dan FortiLink 10 GE.

FortiGate 40F Cocok untuk Kebutuhan Seperti Apa?

FortiGate 40F dapat menjadi pilihan untuk lingkungan jaringan yang relatif sederhana.

Model ini memiliki ukuran yang ringkas dan dirancang untuk kebutuhan branch serta jaringan terdistribusi. Fortinet juga menggabungkan fungsi firewall dan SD-WAN pada keluarga 40F.

Skenario yang dapat menggunakan FortiGate 40F antara lain:

  • Kantor dengan jumlah perangkat terbatas.
  • Cabang perusahaan.
  • Kantor remote.
  • Jaringan dengan satu atau beberapa koneksi WAN.
  • Kebutuhan VPN antar kantor.
  • Perusahaan yang membutuhkan firewall dalam bentuk desktop appliance.

Untuk kantor kecil, penggunaan perangkat dengan kapasitas jauh di atas kebutuhan dapat membuat investasi hardware menjadi kurang efisien. Sebaliknya, perusahaan perlu menghindari penggunaan perangkat yang terlalu kecil jika trafik akan meningkat dalam waktu dekat.

FortiGate 60F untuk Jaringan yang Lebih Padat

FortiGate 60F menawarkan jumlah port yang lebih banyak dibandingkan 40F. Fortinet mencantumkan 10x GE RJ45 pada model ini. Threat protection throughput yang tercantum berada di sekitar 700 Mbps.

Model ini dapat dipertimbangkan untuk kantor yang mulai memiliki lebih banyak perangkat jaringan.

Contohnya:

  • PC karyawan dalam jumlah lebih banyak.
  • Access point.
  • IP camera.
  • Printer jaringan.
  • Server internal.
  • VLAN untuk beberapa departemen.
  • VPN menuju kantor cabang.

Kelebihan jumlah port dapat membantu ketika administrator membutuhkan lebih banyak koneksi fisik tanpa menambahkan terlalu banyak perangkat tambahan.

FortiGate 80F untuk Infrastruktur yang Lebih Kompleks

FortiGate 80F berada di atas 60F dalam keluarga model yang sedang dibandingkan. Fortinet mencantumkan threat protection throughput sekitar 900 Mbps serta konfigurasi 8x GE RJ45 dengan shared port pairs.

Model ini dapat menjadi pertimbangan ketika jaringan membutuhkan kapasitas lebih besar dan desain konektivitas yang lebih fleksibel.

FortiGate 80F juga mendukung pendekatan Secure SD-WAN. Fortinet menjelaskan bahwa keluarga 80F menggabungkan firewall, SD-WAN, dan security dalam satu appliance.

Skenario yang dapat mempertimbangkan 80F meliputi:

  • Kantor dengan trafik internet yang lebih tinggi.
  • Banyak aplikasi cloud.
  • Multi-WAN.
  • VPN antar cabang.
  • Segmentasi VLAN.
  • Kebutuhan security inspection yang lebih intensif.
  • Infrastruktur yang membutuhkan ruang kapasitas untuk pertumbuhan.

FortiGate 100F untuk Infrastruktur Perusahaan

FortiGate 100F memiliki karakteristik yang berbeda dari tiga model sebelumnya.

Fortinet mencantumkan 100F sebagai perangkat dengan interface yang lebih lengkap. Konfigurasinya mencakup port GE RJ45, SFP, dan dua 10 GE SFP+ FortiLink. Model ini juga memiliki dual power supply redundancy pada spesifikasi yang dipublikasikan Fortinet.

Konektivitas tersebut membuat 100F lebih relevan untuk infrastruktur yang membutuhkan lebih banyak port dan integrasi jaringan.

Contohnya:

  • Kantor pusat.
  • Perusahaan dengan banyak VLAN.
  • Infrastruktur dengan beberapa switch.
  • Lingkungan server.
  • Multi-WAN.
  • Kebutuhan VPN yang lebih besar.
  • Jaringan dengan pertumbuhan trafik.
  • Infrastruktur yang membutuhkan koneksi fiber melalui SFP.

Fortinet juga memosisikan keluarga 100F untuk enterprise branch dan medium-sized enterprise dalam dokumentasi produknya.

Jangan Memilih FortiGate Hanya dari Kecepatan Internet

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menentukan firewall berdasarkan bandwidth ISP saja.

Misalnya, perusahaan memiliki koneksi internet 500 Mbps. Bukan berarti firewall dengan threat protection 600 Mbps otomatis menjadi pilihan yang tepat.

Administrator juga perlu melihat jenis trafik yang melewati firewall.

Trafik sederhana memiliki kebutuhan berbeda dengan trafik yang menggunakan banyak security inspection. Aktivitas seperti IPS, antivirus, application control, dan SSL inspection dapat memengaruhi kebutuhan kapasitas.

Karena itu, proses sizing sebaiknya melihat kondisi jaringan secara keseluruhan.

Faktor Penting Saat Membandingkan FortiGate 40F vs 60F vs 80F vs 100F

Berikut beberapa faktor yang sebaiknya diperiksa sebelum menentukan model.

FaktorPertanyaan yang Perlu Dijawab
BandwidthBerapa trafik internet saat normal dan peak?
UserBerapa pengguna aktif?
DeviceBerapa PC, server, AP, CCTV, dan IoT?
VLANBerapa segmentasi jaringan yang digunakan?
VPNBerapa lokasi atau user yang membutuhkan VPN?
ISPApakah menggunakan satu atau beberapa ISP?
SecurityApakah IPS, antivirus, web filter, dan SSL inspection digunakan?
PortBerapa interface yang dibutuhkan?
SFPApakah membutuhkan koneksi fiber?
PertumbuhanApakah trafik akan meningkat dalam beberapa tahun?

Data tersebut memberikan gambaran yang lebih akurat daripada sekadar menghitung jumlah komputer.

FortiGate 40F vs 60F vs 80F vs 100F Berdasarkan Skenario

Setiap model dapat ditempatkan dalam skenario yang berbeda.

Kondisi InfrastrukturModel yang Dapat Dipertimbangkan
Branch kecil dengan trafik terbatasFortiGate 40F
Kantor dengan jumlah perangkat lebih banyakFortiGate 60F
Kantor dengan multi-WAN dan trafik lebih tinggiFortiGate 80F
Kantor pusat atau jaringan lebih kompleksFortiGate 100F
Membutuhkan banyak koneksi fisik60F / 80F / 100F
Membutuhkan interface SFP dan uplink lebih tinggi100F
Infrastruktur yang masih sederhana40F
Jaringan yang diproyeksikan berkembang80F / 100F, tergantung hasil sizing

Tabel tersebut bukan aturan mutlak. Kebutuhan aktual tetap harus melalui proses sizing karena setiap perusahaan memiliki pola trafik dan arsitektur yang berbeda.

Bagaimana Memilih FortiGate yang Sesuai?

Mulailah dari kondisi jaringan saat ini.

Catat bandwidth ISP, jumlah user, jumlah perangkat, VLAN, aplikasi penting, server, VPN, serta koneksi antar kantor.

Setelah itu, tentukan kebutuhan keamanan.

Apakah perusahaan hanya membutuhkan firewall policy? Atau membutuhkan IPS, web filtering, application control, antivirus, SSL inspection, dan SD-WAN?

Semakin banyak fungsi inspeksi yang digunakan, semakin penting perusahaan memperhatikan kapasitas security processing.

Langkah berikutnya adalah melihat pertumbuhan jaringan. Jika jumlah user dan trafik diperkirakan meningkat, kapasitas tambahan dapat menjadi pertimbangan dalam proses sizing.

FortiGate 40F, 60F, 80F, atau 100F untuk Multi-WAN?

Multi-WAN menjadi kebutuhan umum pada perusahaan yang ingin menjaga konektivitas ketika salah satu ISP mengalami gangguan.

FortiGate mendukung Secure SD-WAN pada berbagai model. Fortinet menjelaskan bahwa SD-WAN dapat digunakan untuk mengelola koneksi dan melakukan application steering berdasarkan kebutuhan jaringan.

Pemilihan model tetap bergantung pada jumlah koneksi, volume trafik, aplikasi yang digunakan, dan fitur keamanan yang diaktifkan.

Perusahaan tidak perlu memilih model terbesar hanya karena menggunakan dua ISP. Yang lebih penting adalah menghitung total kebutuhan trafik dan menentukan bagaimana koneksi tersebut akan digunakan.

Bagaimana Jika Perusahaan Memiliki Banyak Cabang?

Untuk perusahaan dengan banyak cabang, pendekatan sizing dapat dilakukan per lokasi.

Tidak semua cabang harus menggunakan model yang sama.

Cabang kecil dapat menggunakan perangkat dengan kapasitas lebih rendah. Kantor dengan trafik lebih tinggi dapat menggunakan model yang lebih besar. Kantor pusat dapat membutuhkan perangkat dengan interface dan kapasitas yang lebih tinggi.

Pendekatan tersebut dapat membuat desain jaringan lebih fleksibel.

Fortinet juga menyediakan ekosistem manajemen untuk membantu pengelolaan perangkat FortiGate dalam lingkungan yang lebih luas. FortiManager, misalnya, dapat digunakan untuk monitoring dan pengelolaan FortiGate.

Perhatikan License FortiGate

Pemilihan hardware bukan satu-satunya komponen biaya.

Perusahaan juga perlu menghitung kebutuhan subscription dan support. Layanan keamanan tertentu bergantung pada paket layanan yang dipilih.

Karena itu, perbandingan sebaiknya mencakup:

  • Harga hardware.
  • Durasi subscription.
  • Jenis FortiGuard service.
  • Dukungan teknis.
  • Biaya instalasi.
  • Biaya konfigurasi.
  • Biaya maintenance.
  • Kebutuhan renewal.

Dengan menghitung keseluruhan kebutuhan, perusahaan dapat membuat estimasi investasi yang lebih realistis.

FortiGate 40F vs 60F vs 80F vs 100F: Mana yang Sesuai?

Tidak ada satu model yang otomatis cocok untuk semua perusahaan.

FortiGate 40F dapat digunakan pada jaringan yang lebih sederhana. 60F menawarkan kapasitas dan jumlah interface yang lebih besar. 80F memberikan ruang kapasitas lebih tinggi serta mendukung skenario jaringan yang lebih kompleks. Sementara itu, 100F menyediakan konektivitas dan kapasitas yang lebih sesuai untuk lingkungan enterprise branch dan perusahaan menengah.

Pilihan akhir sebaiknya mengikuti hasil sizing jaringan, bukan hanya perbandingan angka spesifikasi.

Jika Anda ingin mempelajari layanan FortiGate dan firewall dari Trijaya Solution, kunjungi Jasa FortiGate & Firewall Trijaya Solution.

Konsultasi FortiGate untuk Kebutuhan Perusahaan

Trijaya Solution dapat membantu perusahaan melakukan assessment kebutuhan firewall sebelum menentukan model.

Assessment dapat mencakup bandwidth, jumlah pengguna, topologi jaringan, VLAN, VPN, multi-WAN, kebutuhan security inspection, serta rencana pengembangan jaringan.

Dengan data tersebut, pemilihan FortiGate 40F, 60F, 80F, atau 100F dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis yang nyata.

Konsultasi melalui WhatsApp: 085711148741
Email: [email protected]