FortiGate 100F merupakan next-generation firewall yang dirancang untuk membantu perusahaan menggabungkan fungsi keamanan dan networking dalam satu perangkat. Model ini menyasar lingkungan enterprise dan enterprise branch yang membutuhkan kapasitas konektivitas lebih tinggi serta perlindungan jaringan secara terpadu.
Dalam infrastruktur perusahaan, firewall tidak lagi hanya bertugas memblokir koneksi dari internet. Perangkat keamanan juga perlu menangani VPN, segmentasi, inspeksi trafik, aplikasi cloud, koneksi antar kantor, hingga pengelolaan beberapa jalur WAN.
FortiGate 100F hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Fortinet memadukan kemampuan firewall, routing, switching, IPsec VPN, SD-WAN, dan security services dalam satu platform.
Apa Itu FortiGate 100F?
FortiGate 100F adalah perangkat NGFW atau Next-Generation Firewall dari Fortinet untuk kebutuhan jaringan perusahaan.
Perangkat ini dapat ditempatkan di perimeter jaringan untuk mengontrol trafik antara jaringan internal dan internet. Administrator juga dapat menggunakannya sebagai bagian dari desain jaringan antar-VLAN, koneksi branch, maupun infrastruktur multi-WAN.
Fortinet mencantumkan dukungan untuk berbagai fungsi networking dan security dalam satu appliance. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan mengurangi kebutuhan penggunaan beberapa perangkat terpisah untuk fungsi yang saling berkaitan.
Mengapa FortiGate 100F Cocok untuk Enterprise?
Jaringan enterprise biasanya memiliki struktur yang lebih kompleks dibandingkan kantor kecil.
Perusahaan dapat memiliki:
- Ratusan perangkat pengguna.
- Banyak VLAN dan subnet.
- Beberapa koneksi internet.
- Server dan aplikasi internal.
- Aplikasi cloud dan SaaS.
- Kantor cabang.
- Koneksi VPN antar lokasi.
- Infrastruktur wireless.
- Perangkat IoT.
- Kebutuhan monitoring dan logging.
Kondisi tersebut membutuhkan firewall yang tidak hanya mampu memproses trafik. Administrator juga membutuhkan kontrol terhadap jenis aplikasi, akses pengguna, serta aktivitas jaringan.
FortiGate 100F menyediakan kombinasi fungsi tersebut dalam satu platform. Fortinet juga memposisikan seri 100F untuk perusahaan menengah hingga besar dan enterprise branch.
Spesifikasi FortiGate 100F
FortiGate 100F memiliki konfigurasi interface yang lebih lengkap dibandingkan model firewall kelas branch yang lebih kecil.
Fortinet mencantumkan beberapa jenis interface pada perangkat ini, termasuk GE RJ45, GE SFP, serta 10GE SFP+. Spesifikasi tersebut memberikan fleksibilitas ketika perusahaan menghubungkan firewall dengan switch, server, maupun perangkat jaringan melalui koneksi fiber.
Berikut gambaran beberapa kemampuan yang dipublikasikan Fortinet pada seri 100F:
| Parameter | FortiGate 100F |
|---|---|
| Firewall Throughput | Hingga 20 Gbps* |
| IPS Throughput | Hingga 1,6 Gbps* |
| NGFW Throughput | Hingga 800 Mbps* |
| Threat Protection | Hingga 700 Mbps* |
| Interface | GE RJ45, GE SFP, 10GE SFP+ |
| VPN | IPsec VPN |
| SD-WAN | Ya |
| Application Control | Ya |
| IPS | Ya |
| Web Security | Ya |
| Security Fabric | Ya |
*Angka merupakan target performa yang tercantum dalam materi produk Fortinet dan dapat berbeda berdasarkan konfigurasi, metode pengujian, serta fitur keamanan yang aktif.
Karena itu, perusahaan sebaiknya tidak menggunakan angka firewall throughput sebagai satu-satunya dasar sizing.
FortiGate 100F sebagai Firewall Perimeter
Salah satu penggunaan utama FortiGate 100F adalah sebagai firewall perimeter.
Pada posisi ini, perangkat berada di antara jaringan perusahaan dan koneksi eksternal. Semua trafik dapat melewati policy yang telah ditentukan administrator.
Contohnya, administrator dapat membuat aturan untuk:
- Mengizinkan akses internet pengguna.
- Membatasi akses aplikasi tertentu.
- Menutup port yang tidak diperlukan.
- Mengatur akses server.
- Membatasi koneksi dari jaringan tertentu.
- Membuat kebijakan berdasarkan interface atau subnet.
Struktur policy yang terorganisasi membantu perusahaan menjaga kontrol terhadap trafik yang masuk dan keluar.
FortiGate 100F untuk Perlindungan Berlapis
Ancaman jaringan dapat muncul melalui berbagai jalur. Karena itu, firewall membutuhkan lebih dari sekadar packet filtering.
FortiGate 100F mendukung berbagai fitur keamanan yang dapat digunakan sebagai lapisan tambahan.
IPS
Intrusion Prevention System membantu mendeteksi pola trafik yang berkaitan dengan aktivitas serangan jaringan.
Application Control
Administrator dapat mengenali aplikasi yang digunakan pada jaringan dan membuat kebijakan berdasarkan aplikasi tersebut.
Antivirus
Fitur antivirus membantu memeriksa trafik terhadap ancaman malware sesuai layanan dan konfigurasi keamanan yang digunakan.
Web Filtering
Administrator dapat menerapkan kebijakan akses website berdasarkan kategori atau aturan yang tersedia.
SSL Inspection
Trafik terenkripsi dapat membutuhkan inspeksi tambahan agar aktivitas berbahaya tidak lolos hanya karena menggunakan enkripsi. Implementasi SSL inspection perlu mempertimbangkan performa, kompatibilitas aplikasi, sertifikat, dan kebijakan privasi perusahaan.
Kombinasi berbagai fitur tersebut membentuk pendekatan keamanan berlapis.
FortiGate 100F untuk Segmentasi Enterprise
Segmentasi jaringan membantu perusahaan memisahkan resource berdasarkan fungsi dan tingkat akses.
Contohnya, perusahaan dapat membuat VLAN terpisah untuk:
| Segmentasi | Contoh Resource |
|---|---|
| User | PC dan laptop karyawan |
| Server | Application dan database server |
| Finance | Perangkat divisi keuangan |
| Guest | Perangkat tamu |
| Management | Perangkat administrator |
| IoT | CCTV dan perangkat IoT |
FortiGate 100F dapat membantu mengontrol komunikasi antarsegmen melalui firewall policy.
Sebagai contoh, jaringan guest dapat diberikan akses internet tanpa akses menuju server internal. Sementara jaringan administrator dapat memperoleh akses khusus ke perangkat infrastruktur.
Pendekatan ini membantu perusahaan menerapkan kontrol akses secara lebih terstruktur.
FortiGate 100F untuk Multi-WAN dan SD-WAN
Perusahaan modern sering menggunakan lebih dari satu koneksi WAN.
Penggunaan beberapa ISP dapat membantu menyediakan jalur alternatif ketika koneksi utama mengalami gangguan. Namun, banyaknya koneksi juga membuat pengelolaan trafik menjadi lebih kompleks.
FortiGate 100F mendukung SD-WAN sebagai bagian dari kemampuan networking-nya. Fortinet menjelaskan bahwa seri 100F menggabungkan SD-WAN dengan keamanan dalam satu platform.
Administrator dapat menentukan kebijakan trafik berdasarkan kebutuhan aplikasi dan kondisi koneksi.
Misalnya, trafik aplikasi bisnis dapat menggunakan jalur dengan kualitas terbaik. Trafik tertentu dapat diarahkan melalui koneksi lain berdasarkan policy.
FortiGate 100F untuk VPN Antar Kantor
Perusahaan dengan banyak cabang membutuhkan komunikasi yang aman antara lokasi.
FortiGate 100F mendukung IPsec VPN untuk kebutuhan koneksi antar jaringan. Fortinet juga mencantumkan kemampuan IPsec VPN sebagai salah satu bagian dari fungsi networking perangkat.
Skema sederhana dapat terdiri dari:
Kantor Pusat → Internet → VPN → Kantor Cabang
Setiap lokasi kemudian dapat memiliki subnet sendiri. Administrator dapat menentukan resource mana yang boleh diakses oleh masing-masing cabang.
Pengaturan seperti ini penting ketika perusahaan memiliki aplikasi internal yang digunakan oleh banyak lokasi.
FortiGate 100F untuk Infrastruktur Fiber dan Uplink
Salah satu pertimbangan ketika perusahaan memilih firewall enterprise adalah jenis interface.
FortiGate 100F menyediakan kombinasi interface GE RJ45, GE SFP, dan 10GE SFP+. Ketersediaan interface tersebut dapat membantu perusahaan menyesuaikan koneksi firewall dengan desain jaringan yang menggunakan kabel tembaga maupun fiber.
Kebutuhan ini dapat muncul pada kantor pusat yang memiliki core switch, distribution switch, server, dan koneksi backbone dengan kapasitas tinggi.
Dengan perencanaan interface yang tepat, perusahaan dapat membuat topologi jaringan yang lebih rapi.
Security Fabric pada FortiGate 100F
Keamanan enterprise biasanya melibatkan banyak komponen.
Firewall dapat berinteraksi dengan perangkat jaringan, endpoint, wireless, dan komponen security lainnya. Fortinet menggunakan konsep Security Fabric untuk mengintegrasikan berbagai komponen dalam ekosistem tersebut.
FortiGate 100F mendukung integrasi Security Fabric sehingga perusahaan dapat membangun pendekatan keamanan yang lebih terkoordinasi. Fortinet juga menjelaskan kemampuan Security Fabric untuk memberikan visibilitas terhadap perangkat dan komponen yang terhubung.
Pendekatan terintegrasi dapat membantu administrator melihat kondisi jaringan dari perspektif yang lebih luas.
Monitoring dan Pengelolaan FortiGate 100F
Firewall enterprise membutuhkan monitoring secara rutin.
Administrator perlu memperhatikan beberapa aspek seperti:
- Penggunaan CPU dan memory.
- Trafik WAN.
- Aktivitas VPN.
- Firewall policy.
- Security event.
- Penggunaan aplikasi.
- Status interface.
- Kondisi koneksi antar lokasi.
Logging juga membantu proses investigasi ketika terjadi gangguan atau aktivitas yang tidak biasa.
Fortinet menyediakan berbagai opsi manajemen dan monitoring dalam ekosistem produknya. Perusahaan dapat menyesuaikan metode pengelolaan dengan jumlah perangkat dan kompleksitas infrastruktur.
FortiGate 100F dan High Availability
Ketersediaan firewall menjadi hal penting untuk sistem enterprise.
Gangguan pada firewall dapat memengaruhi akses internet, aplikasi, VPN, dan komunikasi antar lokasi.
Karena itu, perusahaan dengan kebutuhan availability tinggi dapat mempertimbangkan desain High Availability atau HA. FortiGate mendukung konfigurasi HA untuk kebutuhan tertentu.
Arsitektur HA perlu dirancang berdasarkan kebutuhan uptime, koneksi, konfigurasi jaringan, serta prosedur failover.
Dengan desain yang tepat, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan terhadap satu perangkat firewall.
FortiGate 100F dan FortiGuard License
Hardware firewall merupakan satu bagian dari keseluruhan solusi keamanan.
Perusahaan juga perlu mempertimbangkan subscription dan support. Layanan FortiGuard dapat memberikan layanan keamanan tambahan sesuai paket yang dipilih.
Pemilihan license sebaiknya mengikuti kebutuhan aktual perusahaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
| Komponen | Pertimbangan |
|---|---|
| Hardware | Model dan kapasitas perangkat |
| FortiGuard | Security service yang dibutuhkan |
| Support | Kebutuhan dukungan teknis |
| Subscription | Masa aktif layanan |
| Renewal | Jadwal perpanjangan |
| Implementasi | Instalasi dan konfigurasi |
| Maintenance | Pemeliharaan setelah implementasi |
Fortinet sendiri menyarankan pengguna mengacu pada datasheet dan layanan terkait untuk memahami fitur serta kapasitas yang berlaku pada konfigurasi tertentu.
Kapan Perusahaan Membutuhkan FortiGate 100F?
FortiGate 100F dapat dipertimbangkan ketika perusahaan memiliki kebutuhan jaringan yang lebih kompleks.
Beberapa indikasinya meliputi:
- Kantor pusat memiliki banyak perangkat.
- Perusahaan menggunakan banyak VLAN.
- Terdapat beberapa koneksi ISP.
- Perusahaan membutuhkan koneksi fiber.
- Terdapat banyak kantor cabang.
- VPN menjadi bagian penting dari operasional.
- Perusahaan menggunakan banyak aplikasi cloud.
- Infrastruktur membutuhkan security inspection.
- Perusahaan membutuhkan integrasi dengan ekosistem security.
- Jaringan membutuhkan kapasitas untuk berkembang.
Namun, pemilihan 100F tetap perlu melalui proses sizing. Jumlah pengguna dan bandwidth internet saja belum cukup untuk menentukan model firewall.
Tips Pengadaan FortiGate 100F
Sebelum membeli perangkat, perusahaan sebaiknya membuat daftar kebutuhan teknis.
Mulai dengan menghitung bandwidth saat jam sibuk. Setelah itu, periksa jumlah pengguna, perangkat, VLAN, server, VPN, koneksi WAN, dan aplikasi yang membutuhkan inspeksi.
Perusahaan juga perlu memperkirakan pertumbuhan trafik dalam beberapa tahun mendatang.
Jangan lupa menghitung biaya hardware, subscription, support, instalasi, konfigurasi, dan maintenance. Perhitungan tersebut memberikan gambaran total kebutuhan investasi.
Untuk kebutuhan layanan firewall, Anda dapat melihat Jasa FortiGate & Firewall Trijaya Solution.
Untuk kebutuhan lisensi dan pengadaan, Anda juga dapat melihat FortiGate License & Pengadaan – Website Resmi Trijaya Solution.
FortiGate 100F sebagai Solusi All-in-One Enterprise
FortiGate 100F menggabungkan fungsi keamanan dan networking dalam satu platform. Perusahaan dapat menggunakannya untuk firewall perimeter, segmentasi, VPN, SD-WAN, application control, IPS, web security, hingga integrasi Security Fabric.
Keunggulan pendekatan all-in-one terletak pada konsolidasi fungsi. Perusahaan dapat mengelola berbagai kebutuhan jaringan dan keamanan dari satu platform FortiGate.
Namun, hasil implementasi tetap bergantung pada desain jaringan, konfigurasi policy, pemilihan subscription, serta proses monitoring dan maintenance.
Karena itu, pengadaan FortiGate 100F sebaiknya dimulai dengan assessment. Dengan data jaringan yang lengkap, perusahaan dapat menentukan konfigurasi dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan operasional.
Konsultasi FortiGate 100F untuk Enterprise
Trijaya Solution menyediakan layanan terkait FortiGate dan firewall untuk kebutuhan perusahaan, mulai dari assessment, pengadaan perangkat, konfigurasi, instalasi, migrasi, maintenance, upgrade, hingga renewal license.
Konsultasi dapat dimulai dengan membahas kondisi jaringan saat ini. Dari sana, kebutuhan bandwidth, interface, VPN, VLAN, security inspection, dan license dapat dipetakan sebelum implementasi.
Konsultasi melalui WhatsApp: 085711148741
Email: [email protected]
