Konsultan Teknologi Informasi

Konsultan Teknologi Informasi

Cara Seting Nas Synology

2 min read
Cara Seting Nas Synology
Cara Seting Nas Synology

Cara Seting Nas Synology

Menyiapkan NAS Synology (Penyimpanan Terlampir Jaringan) melibatkan beberapa langkah, dan proses sebenarnya mungkin sedikit berbeda tergantung pada model NAS Synology Anda. Namun, saya dapat memberi Anda panduan umum tentang cara menyiapkan NAS Synology

1. Pengaturan Perangkat Nas synology

Hubungkan NAS Synology Anda ke jaringan Anda menggunakan kabel Ethernet. Nyalakan NAS dengan menghubungkannya ke sumber listrik. Pastikan NAS terhubung ke router atau switch dalam jaringan Anda.

2. Akses Antarmuka Web NAS Temukan alamat IP yang ditetapkan untuk NAS Synology Anda. Anda dapat menggunakan antarmuka admin router atau alat pemindaian jaringan. Buka browser web dan masukkan alamat IP NAS Anda di bilah alamat.

3. Konfigurasi Awal Pada login pertama, Anda akan diminta untuk membuat akun admin dan mengatur ID QuickConnect, Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan pengaturan awal.

4. Manajer DiskStation (DSM)

DSM adalah sistem operasi untuk Synology NAS. Setelah pengaturan awal, Anda akan diarahkan ke DSM. Ikuti petunjuk di layar untuk mengonfigurasi pengaturan DSM Anda, seperti bahasa, zona waktu, dan preferensi pembaruan.

5. Konfigurasi Penyimpanan

Di DSM, buka “Panel Kontrol” > “Penyimpanan” untuk mengonfigurasi opsi penyimpanan Anda. Buat volume dan format drive. Anda dapat memilih di antara konfigurasi RAID yang berbeda berdasarkan kebutuhan penyimpanan Anda.

6. Layanan File

Aktifkan layanan file seperti SMB (Windows file sharing), AFP (Apple File Protocol), atau NFS (Network File System) berdasarkan kebutuhan jaringan Anda.

7. Manajemen Pengguna dan Grup

Buat pengguna dan grup di “Panel Kontrol” > “Pengguna” untuk mengelola izin akses. Tetapkan hak akses yang sesuai kepada pengguna dan grup untuk folder bersama.

8. Aplikasi dan Paket

Jelajahi Pusat Paket di DSM untuk menginstal aplikasi dan layanan tambahan seperti server media, stasiun pengawasan, atau alat cadangan.

9. Keamanan

Di “Panel Kontrol” > “Keamanan”, konfigurasikan pengaturan firewall, aktifkan HTTPS, dan konfigurasikan fitur keamanan lainnya.

10. Akses Jarak Jauh (Opsional)

Siapkan akses jarak jauh menggunakan QuickConnect atau konfigurasikan domain khusus untuk mengakses NAS Anda dari jarak jauh.

11. Pembaruan

Periksa pembaruan secara rutin di “Panel Kontrol” > “Perbarui & Pulihkan” agar DSM Anda dan paket yang terinstal tetap mutakhir.

12. Pencadangan dan Perlindungan Data

Terapkan solusi pencadangan, seperti Hyper Backup, untuk melindungi data Anda dari kehilangan.

13. Pemantauan dan Pemberitahuan

Konfigurasikan pemantauan dan notifikasi di “Panel Kontrol” > “Pemberitahuan” untuk tetap mendapat informasi tentang status NAS Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kirim Chat
Hallo, Mau Konsultasi Gratis?
Customer Support 24/7
Hallo, Silahkan Jika Ingin Bertanya?
Layanan Kami Maintenance Server, Migrasi Server, Instalasi Starlink, Network, Pabx, CCTV, Fortinet, Junnifer, Fiber Optik, Nas Synology, Perapihan Server?